logo loading

Polkam

Dinas Kesehatan Papua Catat 78 Kasus Demam Berdarah Dengue di Asmat

Rabu, 27 Juli 2022 Jayapura 461 Pengunjung

ASMAT (IUSTITIA PAPUA) - Hingga Sabtu, 23 Juli Dinas Kesehatan Provinsi Papua mencatat sebanyak 78 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Asmat.

Dari data yang diperoleh ligakampus, Selasa (26/7) sebaran kasus DBD dibeberapa kampung di kabupaten tersebut yakni di Distrik Agats, Kampung Bis Agats sebanyak 44 orang menderita DBD.

Dari 37 penderita itu, 30 orang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan, satu orang dirujuk ke Mimika untuk menjalani perawatan lebih lanjut di RSUD setempat, satu orang lagi dinyatakan meninggal dunia karena DBD.

Di Kampung Mbait, tercatat 22 orang menderita DBD, dari jumlah itu 17 orang dinyatakan sembuh setelah dirawat, tak ada yang meninggal dunia.

Kemudian, di Kampung Kaye, empat orang terindikasi DBD, tiga orang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan. Lalu, di Kampung Syuru, dua orang terkena DBD, satu orang sembuh setelah dirawat.

Lalu, di Distrik Jetsy satu orang menderita Demam Berdarah Dengue, tak ada yang meninggal karena DBD.

Selanjutnya, di Kampung Tomor, Distrik Suru-Suru satu orang yang terdeteksi Demam Berdarah Dengue dan satu orang dinyatan sembuh setelah menjalani pengobatan.

Demam Berdarah Dengue disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh Nyamuk Aedes Agypti. Biasanya nyamuk ini menggigit di pagi dan siang hari.

Gejala yang ditimbulkan di antaranya panas tinggi selama 2-7 hari, nyeri otot dan sendi, sakit perut, mual dan muntah-muntah, terdapat ruam-ruam atau bintik/bintik merah dikulit, dan mimisan keluar dihidung dan gusi.

Jika bergejala segera bawa ke rumah sakit, puskesmas atau klinik kesehatan terdekat. Mencegah perkembangbiakan nyamuk yakni menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, dan mengubur atau mendaur ulang barang bekas.(Redaksi)


Penulis : Redaksi Iustitia Papua