logo loading

Polkam

200 Personel Brimob Polda Papua Jaga Ketat Festival Lembah Baliem

Kamis, 11 Agustus 2022 208 Pengunjung

JAYAPURA (IUSTITIA PAPUA) – Polisi menyiagakan sebanyak 200 personel brimob untuk menjaga ketat jalannya Festival Lembah Baliem 2022

Personel Batalyon D Pelopor Sat Brimob Polda Papua memberikan pelayanan dan pengamanan yang optimal

Itu dilakukan dalam rangka membackup Polres Jayawijaya guna menyukseskan Festival Lembah Baliem di Kabupaten Jayawijaya, Kamis (11/8).

Wadanki Empat Batalyon D Pelopor Sat Brimob Polda Papua, Ipda Frangklin Metalina mengatakan, pengamanan Festival Budaya ini memang sangat ketat karena kegiatan ini dihadiri oleh ratusan turis atau wisatawan mancanegara.

"Data kepolisian Polres Jayawijaya semenjak dua hari lalu itu ada 103 orang turis yang datang dan yang pastinya akan ada tambahan lagi,"kata Ipda Frangklin melalui rilis yang diterima,Kamis.

"Sehingga kami personel Brimob Papua khususnya yang berada di Kompi Wamena melakukan pengamanan super ketat,"ujarnya.

Menurutnya, pengamanan ketat hanya untuk membantu Polres disini guna memberikan keamanan serta kenyamanan kepada para pengunjung, terutama untuk wisatawan.

Terkait kegiatan pengamanan Festival Baliem agar personel melaksanakan pengawasan dan pengamanan secara aktif dikarenakan Festival memasuki hari terakhir.

Lanjut dia, lantaran Festival Baliem banyaknya pengunjung dari turis asing dan mengantisipasi terjadinya pengibaran bendera bintang kejora.

Sementara pengamanan lokasi Festival Budaya Lembah Baliem Polisi menyiagakan sebanyak 200 personel.

Personel itu bakal melaksanakan tugas pengamanan dalam membantu panitia penyelenggara selama kegiatan berlangsung hingga penutupan.(Redaksi)

Ketika Warga Kuyawage Menerima Bantuan dari Kemensos

LANNY JAYA- Tumpukan bantuan yang menggunung di Posko Penanganan Bencana di Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Papua selesai didistribusi pada Senin (8/8).

Raut wajah gembira tergambar dari salah satu anak yang menerima bantuan tahap ke-2 dari Kementerian Sosial untuk warga di Distrik Kuyawage.

"Terima kasih, makanannya banyak. Ada baju juga, saya bisa ganti baju,"kata Matius dengan nada gembira.

Setelah sebelumnya bantuan Kementerian Sosial Tahap ke-1 telah didistribusi pada Senin, 1 Agustus 2022, kini Bantuan Kementerian Sosial tahap ke-2 yang tiba di Posko Penanganan Bencana di Tiom, Kabupaten Lanny Jaya dan telah terdistribusi pada 8 Agustus 2022.

Bantuan terus mengalir untuk masyarakat yang berada di Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, yang diterpa cuaca ekstrem sejak Juli 2022.

Bantuan tahap ke-2 ini berupa 2.000 paket makanan siap saji, 2,8 ton beras, 500 potong pakaian anak, 250 potong pakaian pria dewasa, 250 potong pakaian wanita dewasa dan 1.000 lembar selimut.

Bantuan tahap ke-3 juga sudah tiba di Posko Penanganan Bencana di Tiom. Bantuan berupa beras 2,5 ton ini siap didistribusi ke Distrik Kuyawage.

Cuaca Ekstrem yang dialami masyarakat di Distrik Kuyagawe ini menyebabkan gagal panen. Alhasil ketersediaan pangan menipis bahkan telah menimbulkan kelaparan.

Kabar ini sontak menyita perhatian dari berbagai pihak, salah satunya Kementerian Sosial. Sejak kabar ini diterima pada Juli 2022, Menteri Sosial Tri Rismaharini mengerahkan jajarannya untuk mengirimkan bantuan.

Proses distribusi bantuan dikawal ketat oleh Kapolres Lanny Jaya dan Sekretaris Daerah Kabupaten Lanny Jaya. Hal ini guna memastikan bantuan sampai tanpa kendala ke masyarakat di Distrik Kuyawage.

Berdasarkan keterangan yang didapat dari Sekretaris Daerah Kabupaten Lanny Jaya, Tendien Wenda melalui sambungan telepon, pihaknya melakukan pengawalan ketat karena akses jalan cukup membahayakan.

"Akses jalan tidak seperti kampung, tetapi lepas kampung, hutan belantara, pepohonan, tebing dan jurang. Medannya cukup membahayakan, sehingga kami harus mengamankan tamu (Kemensos) serta bantuan itu, jangan sampai terjadi kecelakaan, sehingga barangnya berhamburan dan tidak sampai," kata Tendien.

Bantuan dikawal hingga batas jalan (titik temu). "Kita droping bantuan itu dari jalan darat. Kita tidak antar sampai Kampung Kuyawage, tetapi ke titik temu karena jalanan stelah titik temu itu tidak bisa dilalui kendaraan, hanya jalan setapak,"ujarnya lagi.

Satu atau dua hari menjelang bantuan tiba di titik temu, warga Kampung Kuyawage dikabari untuk mengambil bantuan di titik temu.

Warga mengambil langsung bantuan di titik temu dan membawa ke kampungnya dengan cara dipikul, karena jalan dari titik temu ke Distrik Kuyawage berupa jalan setapak, hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki.

Sekda Kabupaten Lanny Jaya mengapresiasi Kementerian Sosial yang cepat tanggap terhadap situasi di Lanny Jaya dan Distrik Kuyawage.

"Sebagai perwakilan Pemda dan masyarakat, kami berikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ibu Mensos yang tanggap terhadap situasi yang terjadi di Lanny Jaya dan juga Distrik Kuyawage. Berkat bantuan ini, masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pangan,"ujarnya.

Dalam jangka panjang, Kemensos akan menjaga ketahanan pangan masyarakat khususnya di saat menghadapi kelangkaan pangan. Untuk keperluan itu, Kemensos akan membangun lumbung sosial di beberapa kabupaten di Papua.(Redaksi)


Penulis : Redaksi Iustitia Papua