Sekilas Papua
Kepala Bapenda : Akan Ada Sumber Pajak Baru di Tahun 2026
Sabtu, 18 Oktober 2025 Jayapura 98 Pengunjung
JAYAPURA, IUSTITIA PAPUA - Kepala Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota
Jayapura, Robby Kepas Awi, menyampaikan komitmen pihaknya untuk terus
memperkuat pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui evaluasi data,
peningkatan koordinasi antar-OPD, serta penyesuaian kebijakan sesuai regulasi
yang berlaku.
Kepada wartawan seusai Rapat
Koordinasi (Rakor) PAD Kota Jayapura Tahun 2025, Dijelaskannya, Bapenda akan
meninjau kembali database agar seluruh data yang disampaikan dalam forum rakor
selaras dengan kondisi real di lapangan.
“Kami akan melihat kembali database yang ada,
mempelajari regulasi, dan memastikan bahwa target yang telah diluruskan bersama
dalam Rakor PAD bisa tercapai. Untuk pajak daerah yang menjadi tanggung jawab
Bapenda, kami optimis target tersebut dapat direalisasikan, baik dalam APBD
Perubahan 2025 maupun APBD Tahun 2026,”terangnya. Jumat (17/10/2025).
Saat ini pihaknya telah melakukan rapat kajian
internal untuk menyusun langkah-langkah strategis dalam meningkatkan penerimaan
daerah. Sementara untuk retribusi daerah, kewenangannya kini telah diserahkan
kepada masing-masing OPD pengelola.
“Kami berharap setiap OPD
dalam menyusun target retribusi didukung dengan data yang valid, agar dalam
pelaksanaannya di tahun 2026 tidak menimbulkan kendala. Kami di Bapenda tetap
berkomitmen mendukung visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura,”tegasnya.
Terkait realisasi
penerimaan hingga 16 Oktober 2025, Robby mengungkapkan bahwa beberapa OPD masih
menghadapi tantangan, seperti Dinas Lingkungan Hidup yang baru merealisasikan
sekitar Rp.500 juta dari target Rp.2 miliar. Meski demikian, dirinya optimis di
sisa waktu dua bulan ke depan capaian PAD akan meningkat.
“Kami masih punya sekitar
40 hari kerja. Kami berharap OPD pengumpul PAD dapat memperbaiki data realisasi
dan piutang agar penentuan target lebih akurat. Dengan dukungan kepemimpinan
Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota, kami yakin target dapat tercapai,”tukasnya.
Masih kata Robby pentingnya stabilitas
keamanan kota dalam mendukung pencapaian PAD.
“Kalau keamanan tidak
kondusif, mitra wajib pajak pun akan kesulitan menjalankan aktivitasnya. Karena
itu, kami berdoa agar situasi Jayapura tetap aman. Kami percaya Tuhan akan
menjaga kita semua,”ujarnya dengan nada meyakinkan.
Sumber Pajak Baru
Di kesempatan itu, Kepala Bapenda turut
mengungkapkan di tahun 2026 akan ada sumber pajak baru yang menjadi andalan,
yaitu pajak peralihan dari Pemerintah Provinsi Papua ke Bapenda Kota Jayapura,
dengan potensi mencapai Rp.47 miliar. Selain itu, penerimaan dari PLN juga
diproyeksikan meningkat.
“Untuk tahun 2026, pajak dari PLN akan menjadi
salah satu penyumbang terbesar, karena datanya sudah kami peroleh. Sementara
pajak yang kami kelola di Bapenda meliputi PBB, BPHTB, pajak reklame, pajak
makan-minum dan pajak perhotelan. Kami yakin hingga Desember nanti, dengan
pertolongan Tuhan, target APBD Perubahan dapat tercapai,”pungkasnya. (clo/red)
Penulis : Editor Iustitia