logo loading

Hukrim

Mayat Nelayan Ditemukan dalam Perahu di Pantai Hamadi

Kamis, 26 Maret 2026 Jayapura 107 Pengunjung

Mayat Nelayan Ditemukan dalam Perahu di Pantai Hamadi

Jenasah Nelayan yang ditemukan dalam perahu di Pantai Hamadi

JAYAPURA,IUSTITIA PAPUA  — Warga di sekitar kawasan Pantai Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di dalam sebuah perahu nelayan, Rabu (25/3/2026) sore.

Korban diketahui bernama Sudirman (33), seorang nelayan yang berdomisili di kawasan Dok V, Jayapura Utara, Jayapura, Papua, Indonesia.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 15.50 WIT saat dua orang saksi yang sedang memancing di sekitar batu pemecah ombak melihat sebuah perahu nelayan melaju dari arah laut dan kemudian menabrak batu pemecah ombak.

Merasa curiga, salah satu saksi kemudian mendekati perahu tersebut dan menemukan korban dalam kondisi kepala terjepit di samping mesin perahu, bersimbah darah, dan telah meninggal dunia.

Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera melaporkannya kepada pihak kepolisian melalui warga setempat.




Merespons laporan tersebut, personel Polsek Jayapura Selatan yang dipimpin Wakapolsek Rony Romy Samory bersama personel gabungan dari Polresta Jayapura Kota langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Tim identifikasi dari Satuan Reserse Kriminal Polresta Jayapura Kota kemudian melakukan olah TKP, sementara jenazah korban dievakuasi oleh petugas medis dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura untuk penanganan lebih lanjut.

Kapolresta Jayapura Kota Frederickus W. A. Maclarimboen melalui Wakapolsek Jayapura Selatan Rony Romy Samory menyampaikan bahwa berdasarkan hasil olah TKP sementara, korban diduga meninggal dunia akibat luka berat di bagian kepala yang kemungkinan terkena roda mesin perahu.

Meski demikian, penyebab pasti kematian korban masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Ia juga menambahkan bahwa hingga saat ini belum ditemukan tanda-tanda kekerasan lain maupun indikasi tindak pidana di lokasi kejadian.

Pihak kepolisian mengimbau keluarga korban serta masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Kasus penemuan mayat tersebut kini masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Jayapura Selatan bersama Satuan Reskrim Polresta Jayapura Kota. Polisi memastikan perkembangan hasil penyelidikan akan disampaikan kepada pihak keluarga guna mencegah beredarnya informasi yang tidak benar di masyarakat. (ist)


Penulis : Editor Iustitia