logo loading

Metro

‎Ricuh Demo di Gapura Uncen Atas Lantaran Ingin Long March

Selasa, 30 September 2025 Jayapura 259 Pengunjung

‎Ricuh Demo di Gapura Uncen Atas Lantaran Ingin Long March

Caption : Semprotan water canon terpaksa dilakukan aparat Kepolisian untuk membubarkan mahasiswa Uncen yang melakukan aksi demo yang sempat ricuh

Polisi Amankan Empat Penanggung Jawab Massa Aksi

JAYAPURA,IUSTITIAPAPUA - Akibat memaksa untuk lakukan long March dengan tujuan bergabung bersama massa aksi di lingkaran Abepura. Petugas Kepolisian melakukan penyekatan atau menghentikan massa aksi bernama Solidaritas Aksi Uncen karena dikuatirkan akan mengganggu ketertiban umum.

‎Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, saat diwawancarai di Perumnas III Waena, Selasa (30/9/2025) mengatakan, sesuai komitmen bersama korlap massa aksi dari Solidaritas di awal bahwa tidak diperkenankan untuk melakukan long March.

“Silahkan sampaikan aspirasi di tempat, agar tidak mengganggu masyarakat lainnya. Massa aksi di Gapura Uncen atas memaksa untuk melakukan long march, sehingga terjadi keributan. Bahkan anggota juga sempat dilempari dengan batu dan botol,”terangnya.

Lanjutnya ada empat orang penanggung jawab aksi telah diamankan pihak Kepolisian, lantaran diduga telah melakukan provosasi situasi.

‎"Empat orang sebagai penanggung jawab aksi telah kami amankan, karena telah lakukan provokasi situasi,”akunya.

‎Dirinya juga menambahkan, untuk mengawal aksi penyampaian aspirasi hari ini sebanyak 670 personel gabungan dilibatkan dan ditempatkan di beberapa titik di dua lokasi diantaranya Abepura dan Heram.  Walau dalam pelaksanaannya kelompok yang menamakan diri mereka Solidaritas Aksi Uncen tidak mendapatkan ijin. Namun pihak Kepolisian tidak pernah menutup ruang demokrasi yang ada.

‎"Pada prinsipnya ruang untuk menyampaikan aspirasi itu sah-sah saja, yang penting tidak mengganggu ketertiban umum. Seperti di Gapura Uncen Bawah, mereka sampaikan aspirasi di tempat dan tertib. Berbeda dengan yang di Uncen Atas, mereka memaksakan untuk lakukan long March, untuk itu tidak kami ijinkan,”pungkasnya. (lia)


Penulis : Editor Iustitia