Hukrim
Mencari Nafkah Berujung Luka, Sopir Truk Ditembak di Yahukimo
Minggu, 01 Februari 2026 Jayapura 106 Pengunjung
YAHUKIMO, IUSTITIA PAPUA — Aksi penembakan kembali
terjadi di wilayah Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Seorang sopir truk
menjadi korban setelah ditembak orang tak dikenal saat melintas di jalan sepi
menuju Kota Dekai, Jumat sore (30/1/2026).
Insiden tersebut terjadi di Jalan Poros Logpon KM 7,
Distrik Dekai. Laporan dari masyarakat diterima aparat sekitar pukul 15.20
WIT, yang menyebutkan adanya suara tembakan di sekitar jembatan KM 7
Logpon.
Korban diketahui bernama Jany Trio Mayaut (42), warga
Jalan Jenderal Sudirman KM 1, Dekai, yang bekerja sebagai karyawan swasta. Saat
kejadian, korban tengah mengemudikan truk boks dari arah Logpon menuju
Kota Dekai.
Berdasarkan keterangan korban dan saksi di lokasi, sekitar
pukul 15.00 WIT terdengar lima kali letusan senjata api dari arah
kanan jalan. Salah satu peluru mengenai lengan kanan atas korban. Meski
terluka dan menahan rasa sakit, korban tetap melanjutkan perjalanan demi
menyelamatkan diri hingga tiba di Dekai.
Korban kemudian dilarikan ke RSUD Dekai dan saat ini
menjalani perawatan intensif. Kondisinya dilaporkan sadar, sementara luka
tembak di lengannya telah mendapatkan penanganan medis. Truk boks yang
dikemudikannya juga mengalami kerusakan, dengan bekas lubang tembakan terlihat
pada badan kendaraan.
Sejumlah saksi mengaku melihat beberapa orang bersenjata
berada di sisi jalan sebelum melarikan diri ke arah hutan. Dari pendalaman
awal, aparat menduga aksi tersebut dilakukan oleh Kelompok Kriminal
Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo, namun dugaan tersebut masih terus
diselidiki lebih lanjut.
Menanggapi kejadian itu, Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama Polres Yahukimo bergerak cepat mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), melakukan penyisiran di sekitar lokasi, serta mengumpulkan barang bukti. Petugas menemukan selongsong amunisi yang diduga berkaitan dengan peristiwa penembakan.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr.
Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa keselamatan warga sipil menjadi
prioritas utama.
“Kami sangat prihatin atas peristiwa ini. Aparat bergerak
cepat memastikan korban mendapatkan penanganan medis dan situasi tetap
terkendali. Fokus kami saat ini adalah memburu pelaku dan menjamin keamanan
masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes
Pol. Adarma Sinaga, mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun waspada.
“Kami meminta warga tidak panik. Jika melihat aktivitas
mencurigakan, segera laporkan kepada aparat. Informasi dari masyarakat sangat
membantu pengungkapan kasus,” katanya.
Pasca-kejadian, pengamanan di sejumlah titik Distrik Dekai
ditingkatkan. Aktivitas masyarakat sempat terganggu namun berangsur kembali
normal seiring kehadiran aparat di lapangan.
Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan komitmennya untuk
terus melakukan penegakan hukum secara tegas dan terukur, sekaligus memastikan
perlindungan bagi masyarakat sipil agar kehidupan sosial dan ekonomi di
Yahukimo tetap berjalan aman. (rls/lia)
Penulis : Editor Iustitia