logo loading

Pemprov Papua

Kanwil Kemenag dan LP3K Provinsi Papua Bertemu Bupati Supiori, Ini Yang Dibahas

Rabu, 18 Juni 2025 Jayapura 176 Pengunjung

Kanwil Kemenag dan LP3K Provinsi Papua Bertemu Bupati Supiori, Ini Yang Dibahas

Caption : Kepala LP3K Provinsi Papua Elpius Hugi dan Kabid Binmas Katolik Kemenag Papua FX Lasomar (foto : Humas LP3K)

BIAK, IUSTITIA PAPUA – Selasa malam (17/6/2025), rombongan Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) dan LP3K Provinsi Papua melakukan audiens di Pemerintah Kabupaten Supiori di Kota Sorendiweri yang menjadi ibukota kabupaten.

Pertemuan yang berlangsung selama 30 menit itu, rombongan dipimpin langsung Ketua LP3K Provinsi Papua Elpius Hugi bersama Kabid Binmas Katolik –Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua FX Lesomar bersama para staf. Diterima langsung Bupati dan Wakil Bupati Supiori Heronimus Mansoben, SIP, M.Si dan Drs. Sahrul Hasanudin Nunsi, M.Si ruangan kerja Kantor Bupati.

 Usai pertemuan, Elpius Hugi menjelaskan pertemuan tersebut membahas mengenai struktur Binmas Katolik di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Supiori yang menurut informasi sudah hilang (dihapuskan-red) sejak tahun 2012 dan ajang Pesparani II Tingkat Provinsi Papua di Kota karang panas Biak Numfor.   

 “Akhirnya kami ke sana, karena Kabupaten Supiori bisa menjadi peserta. Maka harus ada unsur struktur Binmas Katolik di Kantor Departemen Agama Supiori untuk bisa terbentuk LP3K di wilayah itu,”terang Elpius yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala Biro Umum Pemprov Papua.

 Pertemuan di fasilitasi Kabag Keuangan Supiori Aldy SE terkait event Pesparani Katolik Tingkat Provinsi Papua, juga menyinggung pelaksanaan Pesparani II Tingkat provinsi di Kabupaten Biak Numfor sebagai tuan rumah.

 Akan tetapi mengingat hasil Munas di Jakarta untuk menunda Pesparani Tingkat Nasional ke tahun 2027, yang membuat daerah juga harus menyesuaikan.     

“Saat kami bertemu Bupati Mansoben memberikan apresiasi dan dukungan. Ini menjadi bagian dari salah satu komitmen Pemerintah untuk kemajuan. Terutama untuk pengembangan gereja di Supiori. Mereka menerima dan tidak membedakan agama satu dengan yang lain. Pak Bupati respon positif dan beliau dukung penuh kehadiran kami. Termasuk Pesparani II di Biak yang akan diselenggarakan pada tahun 2026,”pujinya.

Caption : Foto bersama Kanwil Kemenag dan LP3K Provinsi Papua bersama Pasangan Bupati Supiori di Kota Sorendiwori. (foto : ist)

Struktur Binmas Katolik

 Ditempat yang sama Kabid Binmas Katolik – Kementerian Agama Provinsi Papua FX Lesomar menjelaskan kepentingan dari Kementerian Agama adalah mengupayakan agar struktur

Binmas Katolik di Kantor Kemenag Kabupaten Supiori dapat muncul kembali.  

“Ya walaupun pernah ada dan kemudian hilang. Kenapa ini menjadi penting. Karena ini terkait dengan layanan keagamaan bagi umat Katolik yang ada di Kabupaten Supiori. Selama ini dengan tidak adanya struktur. Maka Kementerian Agama memang tidak dapat menyentuh atau memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Baik dalam kegiatan-kegiatan, bimbingan keluarga, bantuan-bantuan Pembangunan, rehab dan lain sebagainya. Baik di bidang lain maupun Pendidikan,”ungkapnya.

 Lanjutnya berbicara mengenai layanan keagamaan itu akan berdampak atau berkaitan juga dengan LP3K. Karena bagaimanapun juga perlu terbentuk Lembaga ini atau badan ini di Kantor Kemenag Supiori.

 “Dengan struktur ini menjadi penting.  Kami bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada bapak bupati, bapak wakil bupati dan juga Ketua LP3K Provinsi Papua. Yang bersama – sama kita beraudiensi langsung,”tuturnya.

 Untuk itu kedepannya karena belum ada struktur. Maka tetap akan dibentuk sambil menunggu pembentukan. Sehingga akan langsung ditangani Kepala Kantor Kemenag Supiori.

 Karena kepala seksinya dan strukturnya belum ada. Maka prosesnya tetap akan berjalan.  Pembentukan akan segera dilaksanakan, tetapi melalui Kepala Kantor. Sehingga diharapkan nanti dalam ajang Pesparani di tingkat provinsi. LP3K Supiori juga sudah bisa ikut berpartisipasi.

 “Karena sesungguhnya mereka (Supiori-red) sudah mulai lakukan persiapan,”ujarnya.

 Disinggung kapan waktu proses ini diselesaikan. Kata Somar dalam pembicaraan, pihaknya sudah menyiapkan struktur. Termasuk studi kelayakan dan juga dilampirkan dengan dokumen rekomendasi dari pemerintah kabupaten setempat.

 Sebab dalam pembicaraan bersama Bupati dan Wakil Bupati Supiori sangat mendukung dan dalam waktu 1 – 2 hari kedepan akan menyiapkan rekomendasi tersebut.

 Kemudian juga rekomendasi dari DPRD,FKUB dan Kepala Kantor Kemenag Supiori. Rencana minggu depan akan dilampirkan dokumen studi kelayakan untuk dibawa ke Jakarta.

 “Kita berharap kalau bisa dalam tahun ini atau paling lambat tahun depan. Struktur ini sudah muncul kembali. Tetapi kita tidak menunggu struktur itu. Proses ini untuk pembentukan LP3K Kabupaten Supiori akan tetap berjalan. Dengan langsung  dipimpin oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Supiori,”bilangnya lagi. (Rilis Humas LP3K Papua) 


Penulis : Editor Iustitia