logo loading

Metro

Kodam Cenderawasih Gelar Bersih Lingkungan di Pasar Youtefa dan Aliran Kali Siburogoni

Selasa, 21 Oktober 2025 Jayapura 63 Pengunjung

Kodam Cenderawasih Gelar Bersih Lingkungan di Pasar Youtefa dan Aliran Kali Siburogoni

Caption : Aksi bersih lingkungan prajurit Kodam XVII Cenderwasih di Pasar Youtefa dan Aliran Sungai Suborgonji

JAYAPURA, IUSTITIA PAPUA – Peduli lingkungan Kodam XVII/Cenderawasih menggelar kegiatan Karya Bakti pembersihan lingkungan di Pasar Baru Youtefa, Jalan Otonom, Kelurahan Wai Mhorock, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, Selasa (21/10/2025).

Kegiatan dipimpin Irdam Kodam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Sapto Widhi Nugroho, mewakili Pangdam XVII/Cenderawasih, mengusung tema “Bersatu Dengan Alam, TNI Membawa Damai untuk Papua Sejahtera dan Indonesia Maju.”

Kehadiran Irdam Brigjen Sapto didampingi para Asisten di lingkup Kodam XVII Cenderawasih.

Aksi bersih-bersih ini melibatkan ratusan peserta dari unsur TNI-Polri, Pemerintah Kota Jayapura, Paguyuban Nusantara, pelajar, serta masyarakat sekitar. Mereka bergotong-royong membersihkan area pasar dan aliran Kali Siburogoni, yang menjadi salah satu titik rawan penumpukan sampah di kawasan tersebut.

 Brigjen TNI Sapto Widhi Nugroho menegaskan kegiatan ini bukan sekadar aksi kebersihan, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap alam dan kehidupan masyarakat.

“Kebersihan lingkungan adalah cerminan kesadaran kita bersama. Bila lingkungan bersih, pikiran dan jiwa kita pun ikut bersih. Dengan begitu, kita bisa hidup lebih sehat, produktif, dan bahagia,”terangnya.

 Dirinya menghimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama di aliran sungai yang berpotensi menimbulkan banjir dan wabah penyakit.

“Mari kita cegah sedini mungkin. Kegiatan ini juga bagian dari mitigasi bencana, apalagi sekarang kita sudah memasuki musim hujan,” imbuhnya.

 Diungkapkannya, untuk kegiatan serupa akan dijadikan agenda rutin di setiap bulan tentunya dengan melibatkan unsur pemerintah dan masyarakat.

“Kita akan terus melibatkan semua komponen bangsa, TNI, Polri, pelajar, masyarakat, dan komunitas, agar kesadaran menjaga lingkungan tumbuh dari hati, bukan sekadar karena diperintah,” ujarnya.

Kegiatan Karya Bakti ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan cinta lingkungan masih hidup di tengah masyarakat Papua, menghadirkan harapan bahwa kebersamaan dan kepedulian bisa menjadi kunci menuju Papua yang bersih, sehat dan sejahtera. (rls/red)


Penulis : Editor Iustitia