
Opini
Sajadah dan Sebait Pesan Damai
Rabu, 18 Juni 2025 Jayapura 145 Pengunjung
Oleh : Rani Ngabalin
Senja baru saja usai ketika saya singgah di
Masjid Baiturrahmi BTN Skyline, Kota Jayapura menunaikan sholat magrib di
antara dinginnya angin Kotaraja.
Usai salam
terakhir, mata saya tertumbuk pada sehelai sajadah. Warnanya biru, tapi di
atasnya tertera nama yang tak asing lagi : Dr. Drs. Benhur Tomi Mano, MM.
Hati saya
tergetar bukan karena megahnya masjid, tapi karena sederhana dan dalamnya pesan
: bahwa di tanah ini, toleransi bukan sekadar ajaran, tapi kenyataan.
Sehelai
sajadah mungkin tak bersuara, namun ia mampu berbicara tentang kasih. Tentang
seorang pemimpin yang hadir tak hanya di podium, tapi juga dalam ruang-ruang
sunyi tempat orang bersujud.
BTM, bukan hanya nama. Ia adalah lambang cinta akan keberagaman, penanda bahwa keharmonisan bisa tumbuh dari niat tulus seorang manusia untuk merawat perbedaan. (Penulis : Magister Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina)
Penulis : Editor Iustitia